Jambi — Agenda Al-Qur’an Supercamp bagi para guru Sekolah Islam Terpadu Nurul ‘Ilmi Jambi resmi dibuka pada Jumat, 20 Desember 2025. Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari hingga 22 Desember 2025 ini dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi, Ustadz Muksis, M.Pd, dan diikuti oleh para guru dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Nurul ‘Ilmi.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Sejak awal, agenda ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan rutin, melainkan sebagai ruang jeda ruhani bagi para pendidik untuk kembali menautkan hati dengan Al-Qur’an, sumber utama nilai dan arah pendidikan Islam.
Dalam sambutannya, Ustadz Muksis, M.Pd mengajak seluruh guru untuk menjadikan tiga hari ke depan sebagai momen totalitas bersama Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya melepaskan sejenak hiruk pikuk aktivitas duniawi dan kesibukan administratif yang selama ini menyita energi para guru.
“Mari kita fokus membersamai Al-Qur’an selama tiga hari ini. Kita tinggalkan sejenak kesibukan dunia kita. Semoga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan, sikap, dan cara kita mendidik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa guru Nurul ‘Ilmi bukan hanya dituntut cakap secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual. Al-Qur’an Supercamp diharapkan menjadi sumber energi ruhiyah yang akan mengalir dalam setiap proses pembelajaran di kelas.
Sementara itu, Ustadz Hamidi, M.Pd selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa Al-Qur’an Supercamp memiliki target dan rangkaian program yang terukur namun tetap sarat makna. Selama tiga hari, para guru ditargetkan menyelesaikan tilawah Al-Qur’an 30 juz, baik secara individu maupun berjamaah.
Selain itu, agenda ini juga diisi dengan setoran hafalan Al-Qur’an, tausyiah motivasi Al-Qur’an, kajian tadabbur, hingga qiyamul lail dengan target 2 juz Al-Qur’an pada malam hari. Seluruh rangkaian dirancang untuk membangun kedekatan yang utuh—bukan hanya membaca, tetapi juga meresapi dan menghidupkan Al-Qur’an dalam diri para peserta.
“Ini bukan sekadar mengejar target bacaan, tetapi bagaimana Al-Qur’an benar-benar hadir dalam jiwa para guru. Dari sinilah lahir keteladanan yang hidup,” ungkapnya.
Al-Qur’an Supercamp menjadi agenda rutin tahunan Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi dan selalu dinantikan oleh para guru. Kegiatan ini kerap disebut sebagai momentum sakral, karena menjadi ruang muhasabah, penguatan niat, serta penyegaran ruhiyah sebelum kembali menjalankan amanah pendidikan.
Dengan terselenggaranya Al-Qur’an Supercamp ini, Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi menegaskan komitmennya untuk membangun kualitas guru yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga kokoh secara spiritual, menjadikan Al-Qur’an sebagai napas utama dalam mendidik generasi.

